Sajak Waktu

(1)
Hari tak pernah berpikir bahwa dirinya Senin ataukah Sabtu tapi
kita selalu saja tak sabar untuk melingkari suatu tanggal
di kalender
(2)
Detak jarum detik jam dinding
selalu suka pada kita yang hening
Selalu rindu pada kita yang senantiasa berdansa
saat Merpati menjelma sehelai bulu mata
dirimu yang jatuh mengenai sepatuku
yang aus meratap kecuali pada sang waktu
(3)
Hari ini kutagih janjimu
Katamu di suatu pagi sendu
Dengan kerling mata merah memburu

Padahal aku telah hanyut di deras arus asa
dan tentu saja mulai melupakanmu

Pembaca yang baik pasti SELALU meninggalkan Komentar

{ 5 Tanggapan... read them below or add one }

Djangan Pakies mengatakan...

wah saya kalo urusan sama puisi pasti mumet Kang ...
sepertinya ada pesan moralnya di dalamnya dan mungkin setiap indivdu memiliki sudut pandang yang berbeda

Gaphe mengatakan...

ah, brhubung saya nggak ada kalender di kosan.. biasanya nggak pake lingkar melingkari. reminder aja sih. hehehee ^_^

Brigadir Kopi mengatakan...

aku jaran glibu ..ihihhi

Yunda Hamasah mengatakan...

detak jarum detik,
hening memang disuka
tapi tetap melaju ketika rusuh,
bukan karena tak berhak memilih suka

SUKA sajaknya, mengingatkanku pada kembara waktu dan aku harus melaju ;)

Toko Achong - Hua mengatakan...

BEST SELLER PRODUK
TOKO ACHONG - HUA


- alat bantu sex pria

- alat bantu sex wanita

- cream pembesar payu dara

- kapsul pembesar payu dara

- kapsul peninggi badan

- kecantikan

- kesehatan

- kondom silikon

- minyak pembesar penis

- obat kuat pria

- obat pelangsing

- obat pembesar penis

- obat penggemuk badan

- obat penumbuh rambut

- obat penyubur sperma

- obat perangsang

- penghilang tatto permanen

- vakum pembesar penis

- vakum pembesar payu dara

- SELAMAT BERBELANJA -

Posting Komentar