Spasi

Akuinginmencintaimudengansederhanadengankatayangtaksempatdiucapkankayukepadaapi
yangmenjadikannyaabuakuinginmencintaimudengansederhanadenganisyaratyangtaksempa
tdisampaikanawankepadahujanyangmenjadikannyatiada

Bahkan puisi karya penyair sebesar Sapardi Djoko Damono pun, yang orang bilang, kata-katanya selalu mengandung daya “magis”, namun jika spasi gaib di sana, sajak “Aku Ingin” sekalipun  tak memiliki arti apa-apa. Ia hanyalah sederet aksara yang tak kuasa lahirkan makna.

Karena spasilah, kata-kata dalam puisi “Aku Ingin” itu berhak menyebut dirinya puisi dan kitapun sebagai pembacanya menjadi terpengaruh untuk termenung, terkagum-kagum, bahkan terisak di sudut kamar :))

 
Maka yang gaib itu sebenarnya adalah spasi. Ia tak tampak ada apalagi istimewa, tak seperti kata “isyarat” atau “kayu” yang kita anggap sebagai diksi yang indah. Tetapi kala kata-kata itu tersusun bederet tanpa spasi di antaranya maka kitapun tersentak sadar bahwa ternyata sesuatu yang luput itulah yang sebenarnya memiliki peran terpenting; ialah nyawa  pemberi makna. Seperti  jarak pada saat kita memandang, spasi pun memberi jeda di antara kata untuk memberi daya pada kata-kata melahirkan maknanya sendiri.

Jarak dan jeda. Umumnya kita, saya yakin, jarang sekali memikirkan itu apalagi menganggap bahwa keduanya penting untuk diri dan hidup. Terlebih di era modern ini, intensitas dan vitalitas menduduki posisi tertentu nan tinggi seraya lambat tapi pasti mulai menyingkirkan alon asal kelakon dan rineh dari kesadaran kolektif masyarkat. Lihat saja bagaimana kata “percepatan” kini menjadi popular dan siapapun merasa wajib untuk menghadirkan kata itu ditengah program atau visi misinya.   

Maka hari ini manusia-manusia terlampau memiliki energi berlebih, vitalitas memuncak, percepatan meningkat namun kerap mengabaikan perenungan dan perhitungan. “Manusia hari ini  terlalu suka pagi namun mulai melupakan senja”, begitulah seniman Sudjiwotedjo memberi majas tentang fenomena manusia saat ini yang betapa memuja percepatan namun miskin perenungan.  

Jika spasi adalah niscaya bagi kata-kata dalam sebuah kalimat untuk melahirkan makna dan jarak adalah keharusan yang mesti ada di dalam proses penglihatan maka sayapun yakin bahwa jeda dan jarak sangat kita butuhkan dalam hidup. Karena hanya dengan jeda dan jaraklah kita memiliki ruang dan peluang untuk melakukan telaah dan perenungan bagi hidup dan kehidupan kita. Mustahil kita merenung dalam mobilitas yang terlalu cepat, pun sama mustahilnya kita “membaca” diri tanpa mengambil jarak dari diri sendiri.

Memang kala ini, di tengah kompetisi yang tak pernah henti, kita tak mungkin mengelak dari intensitas dan perecepatan. Optimasi dan maksimalisasi adalah kata kunci agar kita bisa senantiasa survive dalam hidup. Namun kitapun salah bila terlalu menyerah dalam gerusan kehidupan hingga tak memiliki daya dan kekuatan untuk rehat sejenak seraya membaca dan menafsir hidup walau hanya sesaat. Karena hanya dengan pembacaan dan penafsiran pribadi, yang otonom, yang terlepas dari hegemoni mayoritas dan penguasa, kita memiliki kesempatan untuk kembali bertaut dengan  diri yang otentik, dengan Aku.

Demi yang sesaat itulah maka kita perlu spasi dan jarak. Demi yang sesaat itulah nikmati senja dan renungkan kembali apa itu hidup.

Pembaca yang baik pasti SELALU meninggalkan Komentar

{ 36 Tanggapan... read them below or add one }

warsito mengatakan...

maaf nih silahturahmi dulu coba blog dah aktif belom

Yudi Darmawan mengatakan...

filosofis spasi yang sebetulnya ada dalam kehidupan kita: dimana satu proses membutuhkan jeda untuk proses selanjutnya.

dan memang betul, terkadang kita mengabaikan jeda itu, padahal tanpa jeda, hidup mungkin akan seperti deretan alur yang monoton.

bagus sekali pandangannya mas.. :)

ghostwriter mengatakan...

Maaf!!, saya yang "bodoh" ini ingin sedikit ikut berjibaku dengan spasi.
Spasi... bukanlah sebuah jeda. Ia hanya sebuah pemisah kata.
Jujur, spasi tida ada pengaruh apapun dalam sebuah kalimat jika kita baca sekalipun. Spasi tidak akan merubah sebuah makna dari kalimat. Spasi dari sudut semantik, pragmatik, semiotik, tidak bersentuhan dengan makna sebuah jeda.

Namun, berbeda ketika JEDA tidak ada, ia akan berubah makna. Ia akan merubah arti, ia akan membuat sebuah ambiuitas.
Apa itu JEDA, ia ada KOMA yang akan selalu diakhiri dengan TITIK.
Spasi dalam sebuah kalimat hanyalah seni. "Dia", "Spasi", yang membuat hidup kita menjadi indah, penuh warna, ceria, dan membuat "senang" orang lain.
SENANG??? Ya, karena dengan spasi (seni), setiap orang akan dengan mudah berbicara dengan kita. hidup menjadi lebih berwarna...

Simpulannya, spasi tidak ada hubungan dengan jeda. spasi adalah seni, jeda adalah sebuah kesenyapan, titik adalah sebuah perhentian.

Wilujeng...

Spasi | Insanitis 37 mengatakan...

@ghost writer: memperhatikan paparan sobat di atas berarti saya tak keliru jika menganalogikan spasi dengan jeda.
"Ia hanya sebuah pemisah kata." Itu kan kata soba? Maka jika pemisah tiada, berarti kata itupun akan terus berkelindan tanpa JEDA. Dan itulah spasi.
@Yudi Darmawan: terima kasih banyak atas apresiasinya Sob :) Saya akan berkunjung balik ke rumah sobat yg teduh itu :))). Salam

ghostwriter mengatakan...

hmmm... berarti anda harus kembali lagi ke pelajaran bahasa indonesia di SD.

xixixixi

Jeda itu kesenyapan, tarikan nafas, sesaat berhenti, waktu berhenti (mengaso) sebentar; waktu beristirahat di antara dua kegiatan atau dua babak (spt dl olahraga dsb). Penggunaan jeda yang tidak baik membuat kalimat terasa janggal dan tidak dapat dipahami. Dalam bahasa lisan, jeda ditandai dengan kesenyapan. Pada bahasa tulis jeda ditandai dengan spasi atau dilambangkan dengan garis miring [/], tanda koma [,], tanda titik koma [;], tanda titik dua [:], tanda hubung [-], atau tanda pisah [--]. Jeda juga dapat memengaruhi pengertian atau makna kalimat.

Spasi yaitu jarak (antara huruf cetak atau antara baris tulisan). Spasi tidak ada hubungan dengan jeda. Ia hanya sebuah jarak atau pemisah kata. Spasi tidak berpengaruh terhadap makna. Karena tidak memberikan tekanan atau intonasi.

Jarak atau Pemisah tidak dapat diartikan sebuah jeda. Jarak hanya perbedaan letak. Sedangkan Jeda, tidak ada perbedaan letak, ia bahkan dapat ada ketika Anda diam.

hhmmmm.....

xixixixix

Spasi | Insanitis 37 mengatakan...

Saya hanya tegaskan kembali statement sobat sendiri: "Pada bahasa tulis jeda ditandai dengan spasi"
Sekian.

free adobe tutorials mengatakan...

Spasi tersebut hanya sebuah visual, walaupun secara bahasa tulis jeda ditandai dengan spasi.
Namun apalah arti filosofis dari sebuah visual.

Jeda yang dimaksud, ketika kita sesaat berhenti, karena jeda yang sesungguhnya adalah sebuah koma, yang akan berhenti ketika menemukan titik.

Jeda adalah sesaat kita berhenti....
tanpa spasi pun, kita akan menggunakan sebuah jeda. makanya, spasi tidak berperan dalam sebuah jeda.

iloveu
akumencintaikamu
akankujadikankausebagaipendampinghidupku
bagaimanajikaakumencintaikrisdayanti

lihat...
tanpa disadari...kita telah memakai jeda dalam sebuah kalimat tanpa spasi.

Spasi, hanyalah sebuah seni.

ghostwriter mengatakan...

Spasi tersebut hanya sebuah visual, walaupun secara bahasa tulis jeda ditandai dengan spasi.
Namun apalah arti filosofis dari sebuah visual.

Jeda yang dimaksud, ketika kita sesaat berhenti, karena jeda yang sesungguhnya adalah sebuah koma, yang akan berhenti ketika menemukan titik.

Jeda adalah sesaat kita berhenti....
tanpa spasi pun, kita akan menggunakan sebuah jeda. makanya, spasi tidak berperan dalam sebuah jeda.

iloveu
akumencintaikamu
akankujadikankausebagaipendampinghidupku
bagaimanajikaakumencintaikrisdayanti

lihat...
tanpa disadari...kita telah memakai jeda dalam sebuah kalimat tanpa spasi.

Spasi, hanyalah sebuah seni.

Spasi | Insanitis 37 mengatakan...

Spasi benar bagiku, dan koma bagimu benar. Spasi dan koma akan menjadi salah jika komamu mendaku benar seraya mensesatkan spasiku..
"mari kita rawat keragaman di antara kita dengan menyiangi rumput2 kejumawaan di hati kita" salam.
Senang berdiskusi dengan seorang yg penuh semangat seperti anda. Tapi kenapa ya komennya kok bisa sama dengan user yg berbeda?!
Meniru bahasa mesin di kolom2 verifikasi: "Are you human?"

ghostwriter mengatakan...

spasi bukan jeda, dalam bahasa makna.
saya tetap tidak sependapat dengan anda. Maaf!!!

Saya junjung tinggi keragaman, namun tidak untuk yang satu ini.

saya bukan manusia...
Saya adalah hamba....

Spasi | Insanitis 37 mengatakan...

Ooohh, begitu ya Tuan Spam?

ghostwriter mengatakan...

Jika Anda tertarik dengan mesin ini.. silakan kunjungi web kami...
http://www.ghostwriterinfo.com

karena dengan software tersebut, Anda akan berkomentar tanpa harus manual. Semua dikerjakan secara otomatis.

cekidot....

Spasi | Insanitis 37 mengatakan...

Ups maaf saya telah suuzn pada anda. Sekarang saya yakin bahwa anda benar2 human. Tp human yg seneng nyepam :))

Newsoul mengatakan...

Menarik. Bagiku, spasi adalah saat aku menghirup secangkir kopiku dengan setegukan rasa yang mampu membuat tersentak dan tambah semangat. Salam.

smp 3 lembang mengatakan...

apapun itu akan saya terima sebagai penambah wawasan saya karena saya buta masalah sastra buktinya lihatlah blog saya yang tulisannya tidak beraturan hi hi, salam sobat senang mengunjungi blog anda lagi

myone1way mengatakan...

SPASI ga pake koma...salam kenal sob, semoga magisnya semakin menghipnotis pembacanya

Einid Shandy mengatakan...

Wouw... Sepertinya saya baru menyadari akan adanya "spasi" yang mempunyai peranan penting. Terutama dalam sajak.

Sebentar, sya ingin ikut menanggapai bahwa spasi adalah seni.
Jika, spasi adalah seni? Kenapa di dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar di'wajib'kan ada spasi?

Bukankah, seni memiliki sifat yang tidak wajib?

Sya pikir spasi adalah ruang di mana kita bisa kita mengambil nafas saat membaca. Kalau jeda memang lain lagi. Jeda adalah ruang di mana kita bisa menangkap makna yang berbeda-beda, tergantung letak jeda itu.

faja12 mengatakan...

"spasi"

jangan diremehkan

alkatro mengatakan...

IQ ane ga nyampe, he he..
met liburan akang :)

Obat Sakit 2011 mengatakan...

dengan adanya spasi akan lebih mudah dibaca tentunya gan

Pradisz Wardhana mengatakan...

Ckckckkc setuju dengan komentar yang diatas komentar ini :D ckckck

Pradisz Wardhana mengatakan...

Sekalian saya follow sob, blog ini :)

Rizkyzone mengatakan...

kok jadi berdebat soal spasi, tiap orang kan pastinya punya pemikiran tersendiri pada obyek yang sama (spasi)kalau ini di perdebat kan maka g akan ada ujungnya pangkalnya, karena bertahan dengan pemikiran masing2, maaf kalau salah, dengan berbedanya pemikiran dan arti masih2 setidaknya kita bisa tahu

Rizkyzone.com mengatakan...

oy bukan maksud untuk membela, saya kira sobat ghostwriter bukanlah penebar spam, justru inilah fungsinya kolom komentar bsa di jadikan ajang diskusi yang sangat menarik

f4dLy :) mengatakan...

Puisinya unik yah...tanpa spasi tapi judulnya spasi....

Djangan Pakies mengatakan...

diskusi yang sangat bermakna tentang spasi dan jeda, saya masih belum nutut ke arah situ.
Hanya saja saya bersandar bahwa menjalani hidup sebagai muslim menjadi spasi jeda ato apapun istilahnya itu dalam bentuk penghambaan pada Alloh ketika sholat. Seluruh sel tubuh "berhenti" dari sifat duniawi dan mencurahkannya pada pemilik kehidupan, maka Insya Alloh hidup sangat dan bahkan jauh menjadi hidup

ghostwriter mengatakan...

berbeda itu indah ketika kita saling mengerti tentang perbedaan.
Saudara Insanitis Pintar Bloging, Posting, SEO, dll.
Berbeda dengan saudara "Udin" misalnya, yang pintar dalam membangun rumah yang layak.
Perbedaan akan membuat keterkaitan dan saling membutuhkan antara setiap insan.
Itulah yang disebut perbedaan adalah rahmat Allah.
Perbedaan itu indah ketika kita memiliki spasi.
makanya spasi adalah seni.
seni itu wajib adanya. Adzan tanpa seni tak indah. Allah menciptakan seluruh dunia ini dengan seni. Seni adalah sebuah keniscayaan. Hidung, mulut, mata, telinga, tangan, badan, dan kaki anda adalah seni. Seni ciptaan allah yang maha agug.
Seni itu wajib saudaraku... coba deh direnungkan.
kalimat akan indah jika terdapat spasi. Dan kita dapat menikmatinya dengan sesungguh hati.

saya spam yang senang dengan perbedaan.
salam seni dari http://www.ghostwriterinfo.com

Sang Cerpenis bercerita mengatakan...

tul, tanpa spasi jadi aneh bacanya ya

Sketsaku mengatakan...

intronya di awal kalimat tanpa spasi beneran mantab!! walaupun tak bisa sepenuhnya mengurai arti

Rizkyzone.com mengatakan...

sya sependapat dengan sobat ghostwriter >> Berbeda itu indah, karena hanyadengan perbedaan bisa jadi sesuah bangunan yang indah, sebuah bangunan bisaberdiri dengan megah juga karena perbedaan, dalam sebuah bangunan, mislanya, ada pasir, semen, besi, kayu dll, nah apa jadinya kalu mereka semua ingin saling menonjolkan diri, meski berbeda mereka sepakat untuk dengan perbedaan mereka ingin bersatu agar menjadi sebuah bangunan yang indah, setiapindividu salaing melengkapisatu sama lain,ityu lah perbedaan, perbedaan itu indah

Ude Baha mengatakan...

ikut menyimak....

nuansa apple ipod touch mengatakan...

Senang menemukan tulisan Insanitis 37 lagi, tulisan yang menimbulkan perbedaan pendapat akan membuat pandangan kita menuju kebenaran, walaupun kadang tetap berbeda!

Yang jelas spasi koma dan titik atau tanda baca lainnya memudahkan kita dalam menikmati karya tulis.

CORETAN HIDUP mengatakan...

Benar banget. Dalam hidup ini penting bagi kita untuk rehat sejenak dan memikirkan apa yang telah terjdi selama ini. Apakah berdampak baik atau buruk. Dengan adanya jeda waktu sebagaimana kata demi kata memerlukan spasi, maka kita akan dapat menata hidup dengan lebih baik dan bijaksana tentunya

ysalma mengatakan...

spasi, menjadikan huruf dalam bentuk kata, mungkin :)

tips and triks mengatakan...

informasi menarik tentang spasi,thnx sob..:)

Toko Achong - Hua mengatakan...

BEST SELLER PRODUK
TOKO ACHONG - HUA


- alat bantu sex pria

- alat bantu sex wanita

- cream pembesar payu dara

- kapsul pembesar payu dara

- kapsul peninggi badan

- kecantikan

- kesehatan

- kondom silikon

- minyak pembesar penis

- obat kuat pria

- obat pelangsing

- obat pembesar penis

- obat penggemuk badan

- obat penumbuh rambut

- obat penyubur sperma

- obat perangsang

- penghilang tatto permanen

- vakum pembesar penis

- vakum pembesar payu dara

- SELAMAT BERBELANJA -

Posting Komentar