A History Of Modern Indonesia

Sejenak rehat dulu dari hiruk pikuknya kasus Nadila Ernesta vis a vis Kepolisian, foto-foto Syahrini ataupun berita-berita popular lainnya yang selalu menduduki ranking luhur di pencarian Google.

Saat ini saya hendak membagi sebuah buku yang menurut saya layak dibaca oleh kita semua selaku warga Indonesia.

Pengetahuan yang benar tentang sejarah tumbuh kembangnya bangsa tercinta ini tak serta merta mudah kita akses. Proses institusionalisasi sejarah yang dilakukan oleh tiap rezim yang pernah berkuasa di negeri ini tak selamanya luput dari distorsi bahkan pembajakan.

Tak ayal kita pun sebagai awam dibuat bingung dengan "sejarah sebenarnya" bangsa ini karena muatan kepentingan politis penguasa yang terlalu kental. Dengan beragam cara, mulai dari proses struktural maupun rekayasa kultural, penguasa semena-mena "merekonstruksi"
sejarah dan menyesuaikannya dengan kepentingan-kepentingan kekuasannya.

Dalam posisi seperti itu, maka referensi sejarah dari sumber di luar otoritas kekuasan pun akan menjadi sangat penting untuk membantu kita memahami sejarah Indonesia dengan paradigma baru yang lebih "merdeka" dan objektif.

Adalah A History Of Modern Indonesia karya Adrian Vickers, sebuah buku yang menafsirkan sejarah Indonesia abad ke-20 melalui tulisan-tulisan novelis Indonesia Pramoedya Ananta Toer. Buku ini cukup mendapat apresiasi yang tinggi, bukan hanya dari Indonesia, namun beberapa otoritas akademis internasional pun menyambut positif kehadiran buku ini. Menurut saya, buku ini wajib dimiliki dan dibaca oleh kalangan akademis, aktivis, atau siapapun yang ingin melihat sejarah dari cara pandang lain: penggalian atas khasanah sastra.

Baiklah,di bawah ini saya sertakan beberapa review terhadap buku A History Of Modern Indonesia karya Adrian Vickers yang saya kutip dari situs Amazon.

"Vickers's Modern Indonesia is no one-thing-after-the-other textbook. Innovatively framed around the writings of Pramoedya Ananta Toer, and invoking the arresting insights of Indonesian novelists and playwrights, it provides a stimulating, fresh understanding of Indonesia's modern, often tragic, trajectory. This is not a book written over the shoulders of nationalist politicians and military officers, but one that evokes the senses, flavours, turmoils and smells of everyday life in that irresistably complicated country." --R.E. Elson, Professor of Southeast Asian history, The University of Queensland

"I think this will become the standard history textbook on Indonesia for introductory classes and it will last because it is so beautifully written. I suspect it will set a new standard also because of the interpretations taken, implicit as they are." -- Gerry van Klinken, H-Asia

“Vickers interprets 20th-century Indonesian history through the writings of the Indonesian novelist Pramoedya Ananta Toer. A Marxist, Toer sees the colonial period as oppressive, believes strongly in the hope of the national movement for social revolution, laments the failure of this goal during the early independence period, and strongly opposes the New Order (1966-1998), with its emphasis on development rather than revolution and its authoritarian, militaristic base.”

Choice

"Adrian Vickers uses a unique style to provide his readers with a view of twentieth-century Indonesia...A History of Modern Indonesia is a thorough and informative account of Indonesia's history and political development in the twentieth and early twenty-first centuries." - Florence Lamoureux

"Vickers draws a compelling narrative of cogent historical detail, while also incorporating insights from other disciplines such as literature, anthopology, sociology and political science." - Trevor W. Preston, University of Toronto, Canada

"Vickers has written a useful book that provides an entertaining and mostly informative account of a country whose history should be better known." - David Webster, University of Toronto

Bagi Anda yang berminat dengan buku A History Of Modern Indonesia karya Adrian Vickers ini silakan klik di sini: A History Of Modern Indonesia

Pembaca yang baik pasti SELALU meninggalkan Komentar

{ 4 Tanggapan... read them below or add one }

Gaphe mengatakan...

Buku berbahasa Linggis?.. aduh, rasanya butuh waktu untuk nerjemahin juga supaya benar-benar paham maksudnya. tapi salut, kamu baca buku semacam begituan.. secara saya nggak terlalu suka kalo buku genrenya tentang ngebahas sejarah, politik dan semacamnya. hehehe

Ude Baha mengatakan...

buku "Api sejarah 1 dan 2" yang berbahasa Indonesia juga belum terbeli apalagi ini ang menggunakan bahasa ingris. tapi pengin juga ngoleksi buku.

Belo Elbetawi mengatakan...

wew... bahasenye berat banget niih.. sampe gue kaga bise bawa :P
gue suka banget baca, tapi... kalo bahsenye beginian semue, langsung puyeng mate...hehehe

Toko Achong - Hua mengatakan...

BEST SELLER PRODUK
TOKO ACHONG - HUA


- alat bantu sex pria

- alat bantu sex wanita

- cream pembesar payu dara

- kapsul pembesar payu dara

- kapsul peninggi badan

- kecantikan

- kesehatan

- kondom silikon

- minyak pembesar penis

- obat kuat pria

- obat pelangsing

- obat pembesar penis

- obat penggemuk badan

- obat penumbuh rambut

- obat penyubur sperma

- obat perangsang

- penghilang tatto permanen

- vakum pembesar penis

- vakum pembesar payu dara

- SELAMAT BERBELANJA -

Posting Komentar